PT KING NUSANTARA Bersama Konsorsium Investor Paparkan Proyek Desalinasi Air Bersih di Kabupaten Cirebon

PT KING NUSANTARA Bersama Konsorsium Investor Paparkan Proyek Desalinasi Air Bersih di Kabupaten Cirebon

Jakarta, – PT KING NUSANTARA bersama konsorsium investor menghadiri audiensi dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM untuk memaparkan rencana Cirebon Integrated Renewable Desalination Project (CIRDP) sebagai solusi penyediaan air bersih bagi Kabupaten 6 Agustus 2026

Direktur PT KING NUSANTARA, Nanan Purnaman, menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas desalinasi menjadi prioritas utama sebelum pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Kami bersama konsorsium investor memprioritaskan pembangunan desalinasi untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kabupaten Cirebon.

Setelah proyek ini terbangun, pengembangan KEK akan dilakukan secara bertahap sesuai regulasi yang ditetapkan pemerintah,” ujar Nanan Purnaman.

PT KING NUSANTARA juga berkomitmen untuk mengutamakan 95% tenaga kerja lokal Kabupaten Cirebon, sedangkan 5% sisanya merupakan tenaga ahli dan perwakilan investor guna mendukung transfer teknologi dan operasional proyek.

Direktur Promosi Wilayah Asia Tenggara, Australia, Selandia Baru, dan Pasifik, Saribua Siahaan, menyampaikan bahwa Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mendukung masuknya investor ke Indonesia dengan tetap mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sementara itu, Wakil Bupati Cirebon menyatakan Pemerintah Kabupaten Cirebon siap mendukung setiap investasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, PT KING NUSANTARA, dan konsorsium investor, proyek diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat ketahanan air sekaligus membuka peluang investasi dan lapangan kerja bagi masyarakat Kabupaten Cirebon pungkanya.( Red)

  • Related Posts

    Kecam Teror Dini Hari Jurnalis Makassar, FPII Sulsel: Intimidasi Pers Adalah Pelanggaran Hukum Berat

    FPII Sulsel Minta Polrestabes Makassar Intens Tuntaskan Kasus Dugaan Intimidasi Terhadap Wartawan, dan Jangan Kendor. MAKASSAR ……….. — Pengusutan kasus dugaan intimidasi dan pengancaman terhadap wartawan Media Matanusantara.co.id, Ramli, kini…

    Lapas Warungkiara Ikuti Pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Perkuat Komitmen Pengamanan dan Tata Kelola Pemasyarakatan

    Lapas Warungkiara Ikuti Pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Perkuat Komitmen Pengamanan dan Tata Kelola Pemasyarakatan Warungkiara, — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, bersama jajaran Pejabat Struktural,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    NEWS

    Kecam Teror Dini Hari Jurnalis Makassar, FPII Sulsel: Intimidasi Pers Adalah Pelanggaran Hukum Berat

    Kecam Teror Dini Hari Jurnalis Makassar, FPII Sulsel: Intimidasi Pers Adalah Pelanggaran Hukum Berat

    Lapas Warungkiara Ikuti Pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Perkuat Komitmen Pengamanan dan Tata Kelola Pemasyarakatan

    Lapas Warungkiara Ikuti Pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Perkuat Komitmen Pengamanan dan Tata Kelola Pemasyarakatan

    “Ketua Sekwil Jatim Dea Melanie,SH Dan Segenap Pengurus FPII Mengucapkan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW”

    “Ketua Sekwil Jatim Dea Melanie,SH Dan Segenap Pengurus FPII Mengucapkan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW”

    Gebrak Lapangan! Karutan Jakarta Pusat Deklarasikan Perang Lawan Pungli, dan HALINAR Lewat Pendekatan Humanis

    Gebrak Lapangan! Karutan Jakarta Pusat Deklarasikan Perang Lawan Pungli, dan HALINAR Lewat Pendekatan Humanis

    Hampir 9 Bulan Kasus Bergulir, Korban Penganiayaan Pertanyakan Lambannya Proses Hukum

    Hampir 9 Bulan Kasus Bergulir, Korban Penganiayaan Pertanyakan Lambannya Proses Hukum

    ‎Jaya Taruna Ketua FPII Setwil Jabar Kecam Keras tebang Pilih Pemberian Informasi di Kejaksaan Negeri Sukabumi.

    ‎Jaya Taruna Ketua FPII Setwil Jabar Kecam Keras tebang Pilih Pemberian Informasi di Kejaksaan Negeri Sukabumi.