Doa Bersama wujud Kepedulian Insan Pemasyarakatan Lapas Warungkiara Terhadap Bangsa Dan Negara

Warungkiara  – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara melaksanakan kegiatan doa bersama bertajuk “Doa dan Cinta dari Seluruh Insan Pemasyarakatan untuk Indonesia”.

Doa bersama ini merupakan wujud rasa syukur sekaligus bentuk kepedulian Insan Pemasyarakatan terhadap bangsa dan negara. Dalam suasana khusyuk, seluruh peserta memanjatkan doa agar Indonesia senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan, dan persatuan, serta dijauhkan dari segala bencana dan marabahaya.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran petugas pemasyarakatan, para asatidz, serta ribuan warga binaan, pada Senin, (01/09/2025) digelar di Masjid Al-Himayah, Lapas Kelas II A Warungkiara, Sukabumi, Jawa Barat.

“Kegiatan ini bukan hanya menjadi sarana pembinaan rohani bagi warga binaan, tetapi juga momentum mempererat rasa cinta tanah air. “Doa adalah kekuatan spiritual yang mampu menyatukan kita semua. Melalui doa ini, kita berharap Indonesia semakin maju, damai, dan sejahtera,” kata Kepala Lapas Kelas II A Warungkiara Kurnia Panji Pamekas saat diwawancara awak media usai acara.

Panji memaparkan pelaksanaan doa bersama ini dipimpin oleh para asatidz yang secara bergiliran membacakan doa dan dzikir. Ribuan warga binaan tampak larut dalam kekhusyukan, mencerminkan semangat kebersamaan dan harapan besar untuk bangsa.

“Kegiatan keagamaan ini sekaligus menegaskan bahwa pemasyarakatan tidak hanya fokus pada pembinaan keterampilan, tetapi juga pembinaan mental, moral, dan spiritual warga binaan. Dengan begitu, diharapkan mereka dapat menjadi pribadi yang lebih baik serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat setelah kembali ke tengah-tengah keluarga.”Pungkas orang nomor satu di Lapas Kelas II A Warungkiara. (LAG76/RED).

  • Related Posts

    Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Tinjau Program Bedah Rumah, Tempat Ibadah dan Ketahanan Pangan di Lapas Kelas IIA Warungkiara

    Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan di Lapas Kelas II A Warungkiara Fokus pada Penguatan Peran Pemasyarakatan dalam Mendukung Kesejahteraan Masyarakat dan Ketahanan Pangan Nasional. Warungkiara – Menteri Imigrasi dan…

    Diancam Dibunuh karena Berita, FPII Sulsel Desak Kapolda Tangkap Preman Pengancam Jurnalis di Takalar!

    Ketua FPII Sulsel Kutuk Keras Penganiayaan dan Ancaman Pembunuhan Jurnalis di Takalar TAKALAR Sulsel.. Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Setwil Sulawesi Selatan, Risal Bakri, mengutuk keras dugaan aksi penganiayaan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    NEWS

    Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Tinjau Program Bedah Rumah, Tempat Ibadah dan Ketahanan Pangan di Lapas Kelas IIA Warungkiara

    Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Tinjau Program Bedah Rumah, Tempat Ibadah dan Ketahanan Pangan di Lapas Kelas IIA Warungkiara

    Diancam Dibunuh karena Berita, FPII Sulsel Desak Kapolda Tangkap Preman Pengancam Jurnalis di Takalar!

    Diancam Dibunuh karena Berita, FPII Sulsel Desak Kapolda Tangkap Preman Pengancam Jurnalis di Takalar!

    Kalapas Cipinang Tegaskan Zero HALINAR: Tidak Ada Ruang bagi Narkoba dan Handphone Ilega

    Kalapas Cipinang Tegaskan Zero HALINAR: Tidak Ada Ruang bagi Narkoba dan Handphone Ilega

    WNA yang dalam Proses Hukum, Wajib Menjaga Izin Tinggalnya Tetap Berlaku

    WNA yang dalam Proses Hukum, Wajib Menjaga Izin Tinggalnya Tetap Berlaku

    Monitoring Kakanwil Ditjen PAS Jawa Barat di Lapas Warungkiara, Tinjau Program Ketahanan Pangan SAE Berkah Mandiri

    Monitoring Kakanwil Ditjen PAS Jawa Barat di Lapas Warungkiara, Tinjau Program Ketahanan Pangan SAE Berkah Mandiri

    Lapas Kelas I Medan Perkuat Sinergi P4GN melalui Kunjungan Kerja ke BNNP Sumatera Utara

    Lapas Kelas I Medan Perkuat Sinergi P4GN melalui Kunjungan Kerja ke BNNP Sumatera Utara