Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Tinjau Program Bedah Rumah, Tempat Ibadah dan Ketahanan Pangan di Lapas Kelas IIA Warungkiara

Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan di Lapas Kelas II A Warungkiara Fokus pada Penguatan Peran Pemasyarakatan dalam Mendukung Kesejahteraan Masyarakat dan Ketahanan Pangan Nasional.

Warungkiara – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Sukabumi dalam rangka Bantuan Sosial Bedah Rumah, Tempat Ibadah, serta Optimalisasi Sarana Asimilasi dan Edukasi Berkah Mandiri di Lapas Kelas IIA Warungkiara, Rabu (10/06). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang berfokus pada penguatan peran pemasyarakatan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan nasional.

Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan dua lokasi penerima bantuan sosial bedah rumah di wilayah Kecamatan Warungkiara. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan secara langsung melihat hasil pembangunan rumah yang telah selesai dilaksanakan melalui kolaborasi berbagai pihak sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

Setelah melaksanakan peninjauan lokasi bantuan sosial, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan beserta rombongan melanjutkan kegiatan di Lapas Kelas IIA Warungkiara. Acara diawali dengan pembukaan, doa bersama, penampilan tari persembahan, penayangan video implementasi program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, laporan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, sambutan Wakil Bupati Sukabumi, serta penyerahan bantuan sosial bedah rumah dan tempat ibadah secara simbolis kepada penerima manfaat.

Kunjungan Menteri Imipas ke Lapas Kelas II A Warungkiara,Tinjau Program Bedah Rumah,Tempat Ibadah dan Ketahanan Pangan

Dalam sambutannya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyampaikan bahwa pemasyarakatan tidak hanya berperan dalam pembinaan warga binaan, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan.

“Program bantuan sosial bedah rumah dan tempat ibadah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Selain itu, melalui pengembangan sarana asimilasi dan edukasi, warga binaan juga diberikan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan dan produktivitas sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan juga meninjau program ketahanan pangan yang dikembangkan melalui Sarana Asimilasi dan Edukasi Berkah Mandiri Lapas Kelas IIA Warungkiara. Program tersebut menjadi salah satu bentuk pembinaan kemandirian warga binaan melalui sektor pertanian dan perkebunan yang hasilnya dapat mendukung kebutuhan pangan serta memberikan keterampilan kerja yang bermanfaat.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Kunjungan Kerja ke Lapas Kelas II A Warungkiara Dalam Rangka Bansos Bedah Rumah, Tempat Ibadah, Serta Optimalisasi Sarana Asimilasi dan Edukasi Berkah Mandiri

Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan pemasyarakatan.

“Kunjungan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus berinovasi dalam pembinaan warga binaan, memperkuat program ketahanan pangan, serta meningkatkan kontribusi pemasyarakatan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang berdampak langsung,” ungkap Kurnia Panji Pamekas.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan area ketahanan pangan dan panen hasil pertanian di Pondok SAE Berkah Mandiri, yang menjadi salah satu program unggulan pembinaan kemandirian warga binaan di Lapas Kelas IIA Warungkiara. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan dukungan seluruh unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, stakeholder, serta masyarakat setempat.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Warungkiara berkomitmen untuk terus mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan pembinaan warga binaan, ketahanan pangan, serta peningkatan kontribusi sosial pemasyarakatan bagi masyarakat.

  • Related Posts

    Kunjungan Ketua Presidium FPII ke Workshop Giatja Pembuatan Kapal di Lapas Sukamiskin

    PNNEWS.ID|BANDUNG— Kunjungan Ketua Presidium Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Dra.Kasihhati bersama Dewan Pakar FPII Adv.Lilik Adi Gunawan,S.H.,ke Lapas Kelas I Sukamiskin. Kepala KPLP Lapas I Sukamiskin Zaki mewakili Kalapas Kelas…

    FPII Tolitoli Gelar Konsolidasi, Setwil Sulteng Tekankan Soliditas dan Etika Berorganisasi

    FPII Tolitoli Gelar Konsolidasi, Setwil Sulteng Tekankan Soliditas dan Etika Berorganisasi TOLITOLI – Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Korwil Kabupaten Tolitoli menggelar rapat internal di salah satu kafe di Jalan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    NEWS

    Kunjungan Ketua Presidium FPII ke Workshop Giatja Pembuatan Kapal di Lapas Sukamiskin

    Kunjungan Ketua Presidium FPII ke Workshop Giatja Pembuatan Kapal di Lapas Sukamiskin

    FPII Tolitoli Gelar Konsolidasi, Setwil Sulteng Tekankan Soliditas dan Etika Berorganisasi

    FPII Tolitoli Gelar Konsolidasi, Setwil Sulteng Tekankan Soliditas dan Etika Berorganisasi

    Dengan Sigap Petugas Rutan Jakarta Pusat Tangkap Penyelundup Diduga Barang Terlarang jenis ETOMIDATE

    Dengan Sigap Petugas Rutan Jakarta Pusat Tangkap Penyelundup Diduga Barang Terlarang jenis ETOMIDATE

    Ada Apa Dibalik Desakan Copot Kakanwil Ditjenpas Jabar ? Lilik Adi Gunawan,S.H : Uji Kronologinya, Jangan Salah Sasaran!

    Ada Apa Dibalik Desakan Copot Kakanwil Ditjenpas Jabar ? Lilik Adi Gunawan,S.H : Uji Kronologinya, Jangan Salah Sasaran!

    Peserta Argo Wisata SMK MA’ARIF NU AL-FATHONAH Kunjungan Edukasi ke Lapas Kelas II A Warungkiara

    Peserta Argo Wisata SMK MA’ARIF NU AL-FATHONAH Kunjungan Edukasi ke Lapas Kelas II A Warungkiara

    Setelah PTUN Palu — PT TUN Makassar Juga Tegaskan: Gugatan Terhadap SK Pengangkatan KI Sulteng Tidak Beralasan

    Setelah PTUN Palu — PT TUN Makassar Juga Tegaskan: Gugatan Terhadap SK Pengangkatan KI Sulteng Tidak Beralasan