Kalapas Cipinang Tegaskan Zero HALINAR: Tidak Ada Ruang bagi Narkoba dan Handphone Ilega

Kalapas kelas 1 Cipinang Tegaskan Komitmen Zero Halinar
Dan Handphone di Lapas Cipinang

Jakarta, – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang kembali menegaskan komitmen tegas terhadap pemberantasan Handphone ilegal, Narkoba, dan Penipuan (HALINAR) melalui kegiatan Apel dan Ikrar Bersama “Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan”, Jumat (8/5).

Kegiatan yang juga dilaksanakan serentak secara nasional ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam memperkuat komitmen Zero HALINAR di seluruh Lapas dan Rumah Tahanan Negara.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BNN Kota Jakarta Timur, Almas B Arrasuli, S.Kom, Danramil 01/Jatinegara Kodim 0505 Jakarta Timur, Mayor Arh. M. Sianturi, serta Wadanyon Brimob Batalyon B, AKP Catur Budiyanto, sebagai bentuk penguatan sinergi lintas instansi dalam menjaga keamanan dan integritas pemasyarakatan.

Saat diwawancarai di hadapan awak media, Kepala Lapas (Kalapas) Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan kembali komitmen tegas seluruh jajaran dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari HALINAR melalui tiga poin utama yang tidak dapat ditawar.

“Tidak boleh ada handphone ilegal di dalam blok hunian, tidak boleh ada peredaran narkoba, dan tidak boleh ada ruang kompromi bagi siapa pun yang terlibat dalam pelanggaran. Ini adalah komitmen yang harus dijaga bersama demi keamanan lapas, keberhasilan pembinaan, dan kepercayaan masyarakat terhadap pemasyarakatan,” tegas Wachid.

Ia menekankan bahwa komitmen tersebut tidak berhenti pada apel dan ikrar semata, tetapi diwujudkan melalui langkah konkret dan pengawasan yang dilakukan secara konsisten. Komitmen tersebut sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam pemberantasan narkoba dan berbagai modus penipuan di dalam Lapas dan Rutan.

Sepanjang tahun 2025, Lapas Cipinang berhasil menggagalkan sejumlah upaya penyelundupan narkoba dengan berbagai modus, mulai dari disembunyikan di alas kaki, rambut, hingga handphone ilegal yang dimasukkan melalui bungkusan tisu. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pengawasan dan kewaspadaan petugas berjalan aktif dan berkelanjutan.

Tidak hanya sosialisasi dan penguatan komitmen, pada kegiatan hari ini juga dilaksanakan tes urine sebagai bagian dari langkah deteksi dini dan pengawasan rutin terhadap jajaran petugas maupun lingkungan lapas.

Atas konsistensi tersebut, Kepala BNN Kota Jakarta Timur, Almas B Arrasuli, menyampaikan apresiasinya terhadap keseriusan Lapas Cipinang dalam menjalankan program Zero HALINAR.

“Kami melihat komitmen Kalapas Cipinang sangat kuat dan nyata. Tidak hanya berhenti pada deklarasi atau sosialisasi, tetapi juga dibuktikan dengan langkah konkret seperti tes urine rutin, pengawasan berkelanjutan, serta sinergi aktif dengan aparat penegak hukum. Ini menunjukkan keseriusan dalam menjaga lapas tetap bersih dari narkoba dan handphone ilegal,” ungkap Almas.

Sementara itu, salah satu pegawai yang mengikuti tes urine dan apel bersama, Rosi Septiani, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh jajaran untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam bertugas.

“Kegiatan ini membuat kami semakin sadar bahwa menjaga integritas adalah tanggung jawab bersama. Tes urine dan ikrar bersama bukan hanya formalitas, tetapi bentuk komitmen nyata agar kami tetap profesional, disiplin, dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemasyarakatan,” ujarnya.

Sebelumnya, petugas Lapas Cipinang juga menerima Piagam Penghargaan dari Dittipidnarkoba Bareskrim Polri atas keberhasilan joint operation pengungkapan narkotika. Penghargaan tersebut semakin memperkuat rekam jejak Lapas Cipinang dalam mendukung pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Melalui apel, ikrar bersama, serta langkah pengawasan yang dilakukan secara konsisten, Lapas Cipinang menegaskan bahwa pemberantasan HALINAR bukan sekadar slogan, tetapi komitmen nyata yang dijalankan tanpa kompromi. Langkah ini menjadi bagian dari semangat Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan PRIMA, dalam menjaga keamanan lapas, marwah institusi, dan kepercayaan publik. (sta)

  • Related Posts

    Kunjungan Ketua Presidium FPII ke Workshop Giatja Pembuatan Kapal di Lapas Sukamiskin

    PNNEWS.ID|BANDUNG— Kunjungan Ketua Presidium Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Dra.Kasihhati bersama Dewan Pakar FPII Adv.Lilik Adi Gunawan,S.H.,ke Lapas Kelas I Sukamiskin. Kepala KPLP Lapas I Sukamiskin Zaki mewakili Kalapas Kelas…

    FPII Tolitoli Gelar Konsolidasi, Setwil Sulteng Tekankan Soliditas dan Etika Berorganisasi

    FPII Tolitoli Gelar Konsolidasi, Setwil Sulteng Tekankan Soliditas dan Etika Berorganisasi TOLITOLI – Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Korwil Kabupaten Tolitoli menggelar rapat internal di salah satu kafe di Jalan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    NEWS

    Kunjungan Ketua Presidium FPII ke Workshop Giatja Pembuatan Kapal di Lapas Sukamiskin

    Kunjungan Ketua Presidium FPII ke Workshop Giatja Pembuatan Kapal di Lapas Sukamiskin

    FPII Tolitoli Gelar Konsolidasi, Setwil Sulteng Tekankan Soliditas dan Etika Berorganisasi

    FPII Tolitoli Gelar Konsolidasi, Setwil Sulteng Tekankan Soliditas dan Etika Berorganisasi

    Dengan Sigap Petugas Rutan Jakarta Pusat Tangkap Penyelundup Diduga Barang Terlarang jenis ETOMIDATE

    Dengan Sigap Petugas Rutan Jakarta Pusat Tangkap Penyelundup Diduga Barang Terlarang jenis ETOMIDATE

    Ada Apa Dibalik Desakan Copot Kakanwil Ditjenpas Jabar ? Lilik Adi Gunawan,S.H : Uji Kronologinya, Jangan Salah Sasaran!

    Ada Apa Dibalik Desakan Copot Kakanwil Ditjenpas Jabar ? Lilik Adi Gunawan,S.H : Uji Kronologinya, Jangan Salah Sasaran!

    Peserta Argo Wisata SMK MA’ARIF NU AL-FATHONAH Kunjungan Edukasi ke Lapas Kelas II A Warungkiara

    Peserta Argo Wisata SMK MA’ARIF NU AL-FATHONAH Kunjungan Edukasi ke Lapas Kelas II A Warungkiara

    Setelah PTUN Palu — PT TUN Makassar Juga Tegaskan: Gugatan Terhadap SK Pengangkatan KI Sulteng Tidak Beralasan

    Setelah PTUN Palu — PT TUN Makassar Juga Tegaskan: Gugatan Terhadap SK Pengangkatan KI Sulteng Tidak Beralasan