Dukung Program Ketahanan Pangan, Ketua FPII Setwil Sulsel Tebar 2.500 Benih Ikan di Maiwa Enrrkang

Wujud Kepedulian Sosial, Ketua FPII Sulsel Dorong Masyarakat Enrekang Mandiri Ptotein Hewani

ENREKANG SULSEL… Dalam upaya konkret mendukung program pemerintah terkait penguatan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Setwil Sulawesi Selatan, Ir. Rizal Bakri, melakukan aksi nyata dengan menebar benih ikan di Desa Botto Mallangga Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang.

​Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu Sore, 25 April 2026 ini dipusatkan di kolam budidaya milik Warg yang berlokasi di wilayah Maroangin. Sebanyak 2.500 ekor benih ikan yang terdiri dari jenis ikan Nila dan ikan emas dilepas langsung ke dalam kolam sebagai langkah awal pengembangan budidaya perikanan mandiri.

​Aksi ini bukan sekadar aktivitas seremonial, melainkan bagian dari strategi jangka panjang dalam mendukung kemandirian pangan di tingkat lokal. Ia menyadari bahwa sektor perikanan air tawar memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan di wilayah Kabupaten Enrekang yang memiliki sumber daya air cukup memadai.

Inisiasi Mandiri Pangan, Ketua FPII Sulsel Tebar Benih Ikan Nila dan Emas Di Desa Botto Mallangga Maiwa Enrekang.

​Menurut pria yang juga aktif di organisasi pers ini, budidaya ikan air tawar merupakan solusi strategis untuk meningkatkan ketersediaan sumber protein hewani yang bergizi bagi keluarga. Selain faktor kesehatan, kegiatan ini juga diproyeksikan untuk membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di sekitar lokasi budidaya.

​Lanjut Rizal Bakri berharap langkah kecil yang ia lakukan dapat memicu semangat warga setempat untuk lebih aktif mengolah lahan-lahan tidur menjadi lahan yang lebih produktif. Pemanfaatan lahan secara optimal diyakini mampu meningkatkan taraf ekonomi rumah tangga secara berkelanjutan.

​”Penebaran benih ini adalah bentuk kepedulian nyata kami terhadap program ketahanan pangan nasional. Kami ingin menunjukkan bahwa dengan modal yang terukur dan pengelolaan yang tepat, setiap warga mampu berkontribusi dalam menjaga stabilitas ketersediaan pangan di daerah masing-masing,” ungkap Rizal saat ditemui di lokasi.

Perkuat Ekonomi Lokal, Ketua FPII Sulsel Ajak Warga Enrekang Kembangkan Budidaya Perikanan.

​Risal Bakri menambahkan bahwa selain aspek ekonomi, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat rasa kebersamaan melalui pemberdayaan masyarakat. Keterlibatan warga dalam mengelola budidaya perikanan diharapkan dapat menciptakan kemandirian dan mengurangi ketergantungan pada pasokan pangan dari luar daerah.

​Dalam arahannya, Rizal juga menekankan pentingnya penerapan praktik budidaya yang ramah lingkungan. Pengelolaan air yang baik dan penggunaan pakan yang tepat menjadi kunci agar kolam ikan dapat terus menghasilkan produk pangan yang sehat dan berkualitas tinggi.

​Langkah Rizal Bakri ini pun mendapat apresiasi positif dari warga setempat. Masyarakat menilai bahwa inisiatif Ketua FPII Sulsel tersebut sangat relevan dengan kebutuhan ekonomi saat ini, di mana harga bahan pokok cenderung fluktuatif dan menuntut adanya solusi mandiri.

​Salah satu perwakilan warga menyampaikan dukungannya terhadap aksi ini. Menurutnya, inisiatif tersebut tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang betapa mudahnya memulai usaha budidaya ikan jika ada kemauan dan ketelatenan.

​Melalui program ini, Rizal Bakri secara implisit mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam menciptakan ketahanan pangan yang tangguh dari desa hingga ke tingkat kabupaten. Sinergi antara masyarakat dan organisasi seperti FPII diyakini menjadi modal penting dalam menggerakkan sektor riil.

Aksi Nyata FPII Setwil Sulsel di Maiwa Enrekang, Manfaatkan Lahan Ptoduktif Melalui Budidaya Ikan.

​Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memastikan ketersediaan pangan yang cukup, terjangkau, dan berkualitas bagi masyarakat luas. Dengan adanya stok ikan yang dikelola secara lokal, masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan komoditas protein di masa mendatang.

​Harapan ke depannya, inisiatif ini dapat direplikasi di berbagai wilayah lain di Sulawesi Selatan. Rizal Bakri berjanji akan terus melakukan pendampingan dan memberikan edukasi kepada kelompok tani atau warga yang berminat mengembangkan usaha perikanan serupa.

​Kehadiran FPII tidak hanya berhenti pada fungsi kontrol sosial, tetapi juga mengambil peran aktif dalam membangun bangsa melalui aksi-aksi sosial. Rizal Bakri berkomitmen bahwa organisasi yang dipimpinnya akan terus hadir untuk memberikan dampak positif bagi kemaslahatan masyarakat banyak.

​Dengan terlaksananya penebaran 2.500 benih ikan ini, Kabupaten Enrekang diharapkan dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah yang mampu mempertahankan stabilitas pangan lokal. Di mana lokasi ini bukan untuk pertama kalinya, fsn mrlihat prospek kepekaan madyarakat dalam pemeliharaan Ikan, Semoga langkah nyata ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus berkarya demi kesejahteraan masyarakat Indonesia, pintah Risal Bakri. (Humas FPII Setwil Sulsel).

  • Related Posts

    Dengan Sigap Petugas Rutan Jakarta Pusat Tangkap Penyelundup Diduga Barang Terlarang jenis ETOMIDATE

    Dengan Sigap Petugas Rutan Jakarta Pusat Tangkap Penyelundup Diduga Barang Terlarang jenis ETOMIDATE Jakarta Pusat – Kesigapan petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Jakarta Pusat kembali menunjukkan pentingnya pengawasan…

    Peserta Argo Wisata SMK MA’ARIF NU AL-FATHONAH Kunjungan Edukasi ke Lapas Kelas II A Warungkiara

    PNNEWS.IDI SUKABUMI–Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara menerima kunjungan edukasi dari SMK Ma’arif NU Al-Fathonah dalam rangka memberikan wawasan dan pengalaman pembelajaran secara langsung mengenai program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    NEWS

    Dengan Sigap Petugas Rutan Jakarta Pusat Tangkap Penyelundup Diduga Barang Terlarang jenis ETOMIDATE

    Dengan Sigap Petugas Rutan Jakarta Pusat Tangkap Penyelundup Diduga Barang Terlarang jenis ETOMIDATE

    Ada Apa Dibalik Desakan Copot Kakanwil Ditjenpas Jabar ? Lilik Adi Gunawan,S.H : Uji Kronologinya, Jangan Salah Sasaran!

    Ada Apa Dibalik Desakan Copot Kakanwil Ditjenpas Jabar ? Lilik Adi Gunawan,S.H : Uji Kronologinya, Jangan Salah Sasaran!

    Peserta Argo Wisata SMK MA’ARIF NU AL-FATHONAH Kunjungan Edukasi ke Lapas Kelas II A Warungkiara

    Peserta Argo Wisata SMK MA’ARIF NU AL-FATHONAH Kunjungan Edukasi ke Lapas Kelas II A Warungkiara

    Setelah PTUN Palu — PT TUN Makassar Juga Tegaskan: Gugatan Terhadap SK Pengangkatan KI Sulteng Tidak Beralasan

    Setelah PTUN Palu — PT TUN Makassar Juga Tegaskan: Gugatan Terhadap SK Pengangkatan KI Sulteng Tidak Beralasan

    Imigrasi Depok Tindak Lanjuti Laporan Masyarakat Terkait WNA di Sawangan, Kedepankan Pendekatan Persuasif

    Imigrasi Depok Tindak Lanjuti Laporan Masyarakat Terkait WNA di Sawangan, Kedepankan Pendekatan Persuasif

    Founder Kasihhati Law Firm Ucapkan Selamat dan Sukses Brigjen Pol.Zain Dwi Nugroho Sebagai Wakapolda Banten

    Founder Kasihhati Law Firm Ucapkan Selamat dan Sukses Brigjen Pol.Zain Dwi Nugroho Sebagai Wakapolda Banten